[2013] Pemetaan APM APK Jenjang Pendidikan Dasar Menengah Kab. Banjar – Ringkasan Eksekutif


Version
Download 4
Total Views 60
Stock
File Size 580.22 KB
File Type pdf
Create Date March 20, 2019
Last Updated March 20, 2019
Download

Tema peringatan hari pendidikan tahun 2013 adalah “Meningkatkan kualitas dan akses berkeadilan”. Tema tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan dalam upaya percepatan keseluruh warga Negara untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas tanpa mempertimbangkan asal usul sosial, ekonomi, dan kewilayahan. Pendidikan merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia seutuhnya. Manusia yang berkualitas memiliki keseimbangan antara aspek individu, aspek sosial dan aspek kebangsaan. Manusia sebagai makhluk individu memiliki potensi fisik dan nirfisik sehingga mampu berkarya dan berbudi pekerti luhur. Pembangunan pendidikan merupakan modal utama bagi pemerintah Kabupaten Banjar dalam mewujudkan visinya yaitu terwujudnya masyarakat kabupaten Banjar yang sejahtera, mandiri, dan islami.

Hasil pembangunan pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia kabupaten Banjar yang dapat diukur berdasarkan pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM). Kalimanta Selatan menempati peringkat 26 dari 33 Propinsi yang ada di Indonesia berarti indeks pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Selatan masih belum menggembirakan atau masih banyak yang harus dilakukan untuk memajukan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Hanya tiga Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan sudah mencapai standar nasional Indonesia sebesar 72 yaitu kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Tanah Laut. Sedangkan 11 Kabupaten lainnya masih menyumbang rendahnya HDI di Kalimantan Selatan diantaranya Kabupaten Banjar. Sumbangan terhadap rendahnya IPM di Kabupaten Banjar salah satunya dapat dilihat dari sumbangan pendidikan yang diukur melalui APK dan APM, dimana APK SD/MIA (99,92%), SLTP (80,89%), SLTA (68,21%), sedangkan APM SD/MI (89,04%), SLTP (53,42%), dan SLTA (34,16%). Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Banjar harus melakukan berbagai upaya untuk menaikkan APK terutama APK jenjang pendidikan dasar untuk SMP dan jenjang menengah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kondisi APM dan APK Jenjang pendidikan dasar dan menengah pada setiap kecamatan di Kabupaten Banjar, mengetahui berbagai faktor penyebab rendahnya APM dan APK, dan menjelaskan berbagai upaya alternatif untuk meningkatkan APM dan APK jenjang pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Banjar.