PENCEGAHAN STUNTING BAPPEDA LITBANG GELAR RAPAT TEKNIS

MARTAPURA – Bertempat di  Aula  Bauntung, Martapura Rabu (10/05/2020), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengambangan (Bappeda  Litbang) Kabupaten Banjar melalui Bidang Sosbud dan SDM menyelenggarakan   Rapat  Teknis  Konvergensi Percepatan  dan  Pencegahan  Stunting  di  Kabupaten  Banjar.

Kegiatan yang dipimpin Anna Rosida Santi, selaku Kabid Sosbud dan SDM ini dihadiri  oleh  Tim Konvergensi  Percepatan  dan  Pencegahan  Stunting yang terdiri dari beberapa instansi terkait.

Dari hasil kesepakat dari rapat yang diisi dengan diskusi tanya jawab tersebut, para peserta rapat menyepakati beberapa point penting diantaranya pelaksanaan aksi konvergensi percepatan dan pencegahan stunting (KP2S) di Kabupaten Banjar,  dari  Aksi  1  sampai  dengan  aksi  4  ,  diupload  di  Monev  Bangda  melalui http://aksi.bangda.kemendagri.go.id  dengan batas akhir penguploadan tanggal 30 Juni 2020. Penilaian kinerja KP2S Kabupaten/Kota oleh Provinsi Kalsel akan dilaksanakan bulan Juli 2020.

Adapun terkait penetapan  desa  yang  menjadi  lokus  penanganan  stunting  tahun  2020  dipilih  20  desa dari 5 Kecamatan Kabupaten Banjar.

Dalam diskusi tersebut diharapkan Dinkes agar segera membuat Perbub tentang pencegahan stunting di Kabupaten Banjar untuk melengkapi Aksi 4, selain itu Bappeda  juga diharapkan agar  membuat  SK  penetapan  lokus  desa  penanganan  stunting  (20 desa  yang dipilih) tahun 2020.

Adapun 20 desa tersebut diantaranya desa Pengaron, Sungai Batang, Sungai rangas Ulu, Tangkas, Teluk  Selong,  Sungai  Rangas  Hambuku,  Sungai  Rangas  Tengah,  Sungai  Batang  Ilir, Keliling  Benteng  Tengah,  Sungai  Rangas,  Antasan  Sutun,  Penggalaman,  Keliling Benteng Ulu, Sungai Pinang, dan Karang Intan sementara Kecamatan simpang Empat masih menunggu DPMD agar memilih 4 desa yang akan dijadikan lokus dengan pertimbangan KPM nya aktif, aman dari covid-19 dan masuk dalam desa zona merah. (ADB/Bappeda Litbang)

%d bloggers like this: