BAPPEDA LITBANG GELAR EKSPOSE AWAL KAJIAN KELEMBAGAAN PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN BANJAR

MARTAPURA –  Pergeseran peran Pemerintah Daerah menuju model demokrasi tentunya menuntut peningkatan kualitas pelayanan publik.  Keterlibatan masyarakat lokal  atas prakarsa  sendiri menjadi sangat strategis dan menentukan dalam  peningkatan kualitas  pelayanan yang mereka terima.

Peran peran Pemerintah Daerah dalam pelayanan publik secara eksplisit mencakup seluruh bidang pemerintahan, kecuali bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama, serta kewenangan bidang lainnya. Adapun bidang Pemerintahan yang wajib dilaksanakan pemerintah kabupaten atau kota meliputi pekerjaan umum, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan, pertanian, peerhubungan, industri dan perdagangan, penanaman modal, lingkungan hidup, dll.

Penelitian untuk menuju pelayanan publik yang berkualitas sangatlah penting, seperti yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat Dr.Andi Tenri Sompa, S.IP,  M.Si, dkk yang mengambil judul “Kajian Kelembagaan Pelayanan Publik Kabupaten Banjar”.

Salah satu proses dalam penelitian tersebut adalah kegiatan Ekpose Laporan Awal yang digelar pada Kamis (17/10/19) siang, bertempat di Aula Bauntung dipimpin Kasubbid Penelitian dan Pengembangan Elok Yuli Suryanti, mewakili Kepala Bappeda Litbang.

Dalam sambutannya Elok menyampaikan bahwa dengan adanya kajian ini dapat diketahui variasi cakupan pelayan yang dilaksanakan pemerintah daerah , sehingga dalam jangka panjang dapat dijalankan model pelayanan publik yang ideal, sesuai dengan karakterstik  berbagai daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan penelitian ini kita akan mengetahui peran pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pelayanan publik, termasuk menyangkut kewenanangan yang melibatkan swasta dan pemerintah” ujar Elok.

Pada kesempatan pemaparan Tenri, dkk memaparkan  bahwa penelitian yang mereka lakukan akan menggunakan metode kualitatif  yang secara proporsional akan dilaksanakan di Kabupaten Banjar dengan mempertimbangkan heterogenitas daerah.

“Tehnik pengumpulan data akan kami lakukan dengan wawancara terstruktur dan terorganisasi dengan pejabat yang kompeten, masyarakat serta tokoh masyarakat” jelas Tenri.

“Penelitian kami mencakup pelayanan publik yang diselenggarakan oleh dan pada tingkat daerah, bukan oleh pusat dan provinsi.  Selain itu penelitian kami hanya menyangkut uurusan yang diselenggarakan daerah, beserta kajian tentang organisasi perangkat daerah yang menyelenggarakannya” pungkasnya. Kegiatan ini dihadiri Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Capil, puskesmas Martapura 1, dll. (ADB/Bappeda Litbang)

%d bloggers like this: