KABUPATEN BANJAR KEMBALI BERINOVASI MELALUI GEBRAK’S

MARTAPURA – Kabupaten Banjar berinovasi lagi melalui satu lagi inovasi yang dilahirkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banjar yaitu program Gerakan Bersama Realisasi Akses Sanitasi (Gebrak’s) yang dilaunching atau diluncurkan Bupati Banjar H Khalilurrahan  saat pelaksanakan Kick Off Penghapusan Jamban Apung 2019 di Mesjid At Taqwa Pekauman Martapura Timur, Kamis (13/4).

Gebrak’s merupakan program yang dilaksanakan untuk mendukung kebijakan penuntasan layanan air limbah secara menyeluruh dan berkelanjutan agar layanan air limbah melalui sistem Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) dengan biaya murah untuk masyarakat Banjar yang bermukim di bantaran sungai dapat ditingkatkan.

Dalam sambutannya, Bupati Khalil menyatakan, Pemkab Banjar akan terus  berupaya meningkatkan layanan sanitasi untuk masyarakat dengan melakukan pengelolaan air limbah.

“Upaya tersebut dilakukan melalui program penghapusan jamban apung masyarakat, pembuatan ribuan bilik WC dan septic tank standar, tempat mandi, cuci, kakus (MCK) komunal, serta melaksanakan isntalasi pengelohan air limbah (IPAL) komunal” ujarnya

Meski upaya peningkatan layanan sanitasi ini tidak mudah mengingat kebiasaan dan perilaku masyarakat yang sudah lama bergantung dengan air sungai, keterbatasan lahan, kontruksi septic tank di tanah rawa, serta besarnya pendanaan, namun Bupati Khalil optimis berbagai kendala tersebut dapat dipecahkan bersama.

“Dengan kerja keras bersama antara segenap komponen jajaran pemerintah daerah, masyarakat serta pemangku kepentingan di Kabupaten Banjar, maka setiap kendala yang ditemui dapat dicapai dan bisa dilewati bersama,” pungkas Guru Khalil

Program ini disusun melalui pendampingan tim Urban Sanitation Development Program (USDP) Bappenas selain itu kebijakan ini juga untuk mendukung program nasional universal access 100 persen layanan air minum, nol persen kumuh, 100 persen layanan sanitasi. (Koran Banjar/ADB/BappedaLitbang)

%d bloggers like this: