IDENTIFIKASI POTENSI LOK BAINTAN UNTUK MEMBENTUK KLASTER BARU

Desa Lok Baintan memiliki produk unggulan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan yaitu jeruk madang dan Wisata Pasar Terapung Asli – Lok Baintan yang berbeda dengan pasar terapung buatan yang ada di Siring Banjarmasin. Potensi destinasi wisata yang dapat dikembangakan di Lok Baintan terdiri dari : (a). Atraksi para pedagang di pasar terapung Lok Baintan salah satunya dengan kehadiran acil pantun pasar terapung Lok Baintan, (b).Aksessibilitas menuju Desa Lok Baintan cukup bagus. Ada dua alternatif cara mencapai lokasi pasar terapung Lok Baintan ini yaitu via sungai dengan menggunakan klotok di sekitar Sungai Martapura dan via daratan dengan menggunakan kendaraan bermotor, (c). Amnetas yaitu berbagai  fasilitas di luar akomodasi yang dapat dimanfaatkan wisatawan selama berwisata di Lok Baintan seperti Spot photo, Label Wisata, Toko Souvenir, Rumah Tinggal, Variasi Atraksi Wisata, serta  Destinasi Wisata sekitar.

Rabu, 29 Agustus 2018 Bidang Perekonomian BAPPELITBANG Kab. Banjar kembali menggelar Sosialisasi Pengembangan Klaster Fasilitasi Pengembangan Ekonomi Lokal Daerah yang berlokasi di Aula Kantor Kepala Desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk Kab. Banjar dengan peserta dari pelaku usaha di pasar terapung, jasa klotok dan petani jeruk di Desa Lok Baintan  Kecamatan Sungai Tabuk yang berjumlah 50 orang. Adapun materi yang disampaikan berupa Pengembangan Klaster (cluster development) dan cerita sukses (succes story) beberapa klaster di Indonesia dari narasumber Tenaga Ahli Regional PELD Kabupaten Banjar 2010 – 2014, materi tentang Pengembangan Klaster dari Segi Pariwisata narasumber dari  Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan materi Pengembangan Kelembagaan klaster dan Struktur Organisasi Klaster dari Narasumber Pembicara khusus.

Pelaksanaan sosialisasi pengembangan klaster lebih diarahkan untuk menyusun pembentukan klaster seperti mengidentifikasi potensi alam dan peserta sosialisasi yang aktif menyusun potensi klaster yang ada di daerah sehingga  semua potensi yang ada di Lok Baintan digabung dalam satu klaster. Pembentukan klaster murni dari inisiatif kelompok masyarakat, pemerintah hanya sebagai fasilitator saja.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah membentuk Generasi Pesona Indonesia (GNP) yang bertujuan untuk memviralkan destinasi wisata di Kabupaten Banjar salah satunya wisata pasar terapung Lok Baintan yang anggotanya terdiri dari para pecinta selfie. Selain itu, mereka juga membentuk konsep sapta pesona agar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mempromosikan tempat wisata yang nyaman dan aman agar para wisatawan berkesan mengunjungi tempat wisata tersebut. (ADB/Ekonomi)

%d bloggers like this: