EKSPOSE MASTERPLAN PENDIDIKAN

MARTAPURA – Kabid Sosial Budaya dan SDM Bappelitbang Kab Banjar H Syahruddin senin (9/7), membuka Rapat untuk yang ke tiga kalinya tentang Masterplan Pendidikan 2018-2015) sekaligus memberikan arahan tentang Materplan Pendidikan dibuat mengacu pada visi dan misi kab. Banjar 2005-2015 yaitu kabupaten banjar yang berbudaya, religious, mandiri dan berdaya saing tahun 2025.

Dalam arahannya Syahruddin menjelaskan bahwa  Pelaksanaan perwujudan visi dan misi dilaksanakan dalam V tahap, perbaikan kualitas Pendidikan akan dilaksanakan pada tahap III (2015-2020) yaitu pemantapan perekonomian daerah yang mandiri dan masyarakat yang sejahtera yang didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas menuju argo industri.

“Dengan adanya rapat ini diharapkan agar seluruh peserta rapat bisa mendukung dan memberikan solusi terbaik sehingga bisa terlaksana dan terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Bupati Banjar H Khalilurrahman” ujarnya berharap.

Terkait infrastruktur internet untuk membantu terlaksananya pelaporan berbasis system informasi di sekolah-sekolah, diskominfo Kab. Banjar akan mengusahakan pembangunan jaringan tersebut dapat segera dilaksanakan walaupun memerlukan dana yang tidak sedikit dan harus mendapat persetujuan dari kepala daerah dan legislatif.

Masalah Pendidikan yang penting lainnya adalah kualitas tenaga pendidik di kab Banjar. Banyak guru yang bersertifikasi tidak melaksanakan tugasnya dalam merancang RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dengan baik, padahal RPP sendiri adalah panduan atau acuan guru agar bekerja lebih professional. Dari implementasinya sendiri RPP hanya digunakan sebagai pelengkap yang bersifat administratif.

Diharapkan dengan adanya masterplan Pendidikan, kualitas Pendidikan di Kab. Banjar dapat menjadi lebih baik. Baik dari sisi tenaga pendidik infrastruktur dan siswa dengan adanya peran pemerintah beserta masyarakat agar Visi dan Misi Kab. Banjar 2005-2025 dapat terwujud. Untuk meningkatkan kualitas dan tujuan yang lebih baik dari masterpalan pendidikan diharapkan masukan-masukan yang dilakukan melalui diskusi dapat diakomodir. (ADB/Sosbud)

%d bloggers like this: