RAKOR PERSIAPAN PELATIHAN PELD KARET DI KABUPATEN BANJAR

Martapura, Pengembangan ekonomi lokal mendasari konsepnya pada pengembangan kewirausahaan lokal serta tumbuh kembangnya perusahaan-perusahaan lokal, kerja sama pemerintah lokal dengan swasta dan lembaga-lembaga lainnya dalam mengelola sumber-sumber yang potensial untuk mendorong aktivitas ekonomi. Konsep ini pada dasarnya beranggapan bahwa pengembangan wilayah sangat ditentukan oleh tumbuh kembangnya wiraswasta lokal yang ditopang oleh kelembagaan yang ada di wilayah tersebut, meliputi industri, universitas, asosiasi kegiatan usaha, pemerintah daerah, pengusaha lokal dan lainnya. Masalahnya adalah bagaimana memobilisasi potensi-potensi kelembagaan tersebut dan menjadikannya sebagai faktor pendorong pengembangan wilayah. Terdapat banyak fungsi yang harus diperhatikan dalam pengembangan ekonomi lokal, seperti sumber daya alam, tenaga kerja, modal investasi, skala ekonomis, pasar, situasi ekonomi, kemampuan pemerintah pusat dan daerah, serta situasi yang kondusif.

(17/04) Bertempat di lantai III Aula BAPPEDA Kabupaten Banjar, Bidang Perekonomian BAPPEDA Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi pengembangan ekonomi daerah (PELD) yang dipimpin oleh Ajidinnor Ridhali, SE, MM selaku Kepala Bidang Perekonomian BAPPEDA Kabupaten Banjar. Rapat ini dihadiri oleh BAPPEDA Kabupaten Banjar, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banjar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, Badan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Banjar, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Banjar, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Banjar, serta para kelompok petani karet di Kabupaten Banjar.

Fokus pembahasan tentang persiapan rencana kedatangan BAPPENAS ke Kabupaten Banjar, pembentukan tim klaster PELD Karet Kabupaten Banjar dan menentukan pelatihan apa yang dilaksanakan sehubungan dengan kedatangan BAPPENAS. Kabupaten Banjar sebagai percontohan Perkembangan Ekonomi Lokal Daerah (PELD) Karet di indonesia. Dalam arahannya H. Muhammad Rusdi, ST,MT selaku Kepala BAPPEDA Kabupaten Banjar mengatakan perlunya pilot project dalam pelaksanaan PELD Karet di Kabupaten Banjar. Beliau bersyukur sekali karena target produksi karet pada tahun 2013 sudah melebihi target yang direncanakan. Kepala BAPPEDA berharap dengan adanya PELD Karet di Kabupaten Banjar khususnya dengan kedatangan BAPPENAS pada rencana pelatihan nanti bisa meningkatkan produksi dan mensejahterakan petani karet di Kabupaten Banjar. (ADB/Ekonomi)

Leave a Reply

%d bloggers like this: