DUKUNGAN BUPATI BANJAR DALAM PENGEMBANGAN KENDARAAN RAMAH LINGKUNGAN

JAKARTA-Untuk mendorong pengembangan kendaraan yang ramah lingkungan  dan hemat BBM khususnya kendaraan yang menggunakan energi listrik sebagai sumber tenaga, diidentifikasikan perlunya fokus riset bagi teknologi kunci dalam pengembangan kendaraan listrik.  Riset teknologi kunci ini mencakup penguasaan dan pemamfaatan iptek bagi teknologi motor listrik, baterai, charging system, sistem kendali elektronik, dan flatform kendaraan.  Penguasaan dan pemamfaatan tehnologi flatform di dalam negeri cukup memadai, sehingga para peneliti dan perekayasa di lembaga riset pemerintah dan perguruan tinggi lebih memperhatikan riset dibidang motor listrik, baterei, charging system, dan sistem kendali elektronik.  Kerjasama lembaga riset maupun perguruan tinggi dengan berbagai kementerian , seperti Kementeriaan Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian BUMN, Kementerian Riset dan Tehnologi dengan berbagai pihak terkait termasuk pemerintah daerah diarahkan untuk mendorong penguasaan tehnologi tersebut.

Dalam upaya mendorong pengembangan kendaraan massal berbasis listrik tersebut, Kementerian Riset dan Tehnologi melakukan safari ke 5 (lima) kota, yaitu : Yogyakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan berakhir di Jakarta.  Bekerjasama dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, tokoh-tokoh masyarakat, kalangan pengusaha, dan media massa.

Sehubungan dengan hal itu Bupati Kabupaten Banjar Sultan Haji Khairul Saleh, menghadiri dan menandatangani MOU Kerjasama Penelitian Pengembangan dan Pemamfaatan Potensi Sumber Daya antara Pemerintah Kabupaten Banjar dengan Kementerian Riset dan Tehnologi dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang diadakan bersamaan dengan acara “Malam Keakraban  Teknologi Kendaraan Listrik” bertempat di Auditorium Lt.3 gedung II BPPT Kementerian Riset dan, Jakarta Pusat  didampingi Sekretaris Daerah Ir. H. Nasrun Syah, MP, Kepala Bappeda Kabupaten Banjar H.M. Rusdi. ST,MT, bersama sejumlah pejabat penting lainnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini menjadi salah satu upaya agar penguasaan tehnologi kunci kendaraan listrik diantaranya dalam pengembangan baterei lithium dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan sinergis.  Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan dukungan dunia usaha  serta pemerintah  daerah, juga sekaligus dapat menyatukan segenap potensi bangsa dalam mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. (Tim ADB/Bappeda)

Leave a Reply

%d bloggers like this: